KAKEK TUA DAN HARIMAU YANG TERLUKA
Di sebuah tempat yang jauh di daerah hutan Menggala. Hiduplah seorang kakek yang bernama Raja Nembang yang tinggal sendiri, istrinya yang bernama mas repah sudah meninggal tiga bulan yang lalu. Keluarga ini tidak dikaruniai anak dan sangat miskin. Lalu si kakek sangat lapar kemudian membuka gentong untuk menimpan makanan dan ternyata makanannya habis. Karena bahan makanan di gentong sudah habis beliau pergi berburu tengah hutan, setelah berburu berjam-jam lamanya sikakek berkeliling mencari hewn buruan, sikakek pun pulang dengan menahan rasa lapa.
Namun ditengah perjalanan sikakek melihat harimau, si kakek pun sangat ketakutan bagaimana jika harimau itu memakan tubuhnya yang sudah tua dan lemah. Setelah bersembunyi dan berpikir, si kakek pun mencoba membunuh harimau tersebut daripada ia yang dimangsa, dengan mengendap-endap si kakek pun mendekati harimau tersebut sambil mengacungkan senapannya kemudian si kakek terkejut ketika mendengar si harimau merintih kesakitan menahan kakinya yang terluka karena jebakan dari pemburu lain.
Dengan perasaan iba, si kakek mengurungkan niatnya dan mendekati harimau tersebut sambil menyobek pakaiannya yang lusuh dan mencari daun obat lalu dibalutlah luka di kaki si harimau dengan perasaan was-was takut apabila si harimau menerkamnya.
Setelah selesai membalut luka si harimau, si kakek pun pulang menuju rumahnya sambil membawa ubi jalar, tapi alangkah tekejutnya si kakek di depan halamannya si harimau yang diobati lukanya sudah di halaman rumahnya dengan mulut yang penuh darah. Sambil m,enahan rasa takut, si hariamu mendekat dan duduk dihdapannya dengan perasaan aneh dan bingung, sikakek pun mengelus kepala harimau tersebut. Sikakek pun tau darah yang menempel di mulut harimau adalah hasil buruan harimau tersebut yang ingin diberikan untuk sikakek yang kemudian hari,mau tersebut menjadi peliharn sikakek.
( Dinarasumberi oleh STAN RAJO ASAL)
RAGAH TOHOW JAMOU LEMAWUNG SAI KATAN
Disuateu pok sai jawah didaerah Menggalou. Uriklah seokhang kakek sai bernamo Rajo Nembang sai tepek sayan.bei now sai bernamou Mas Repah dan kak matei tegou bulan sai lalu. Keluargou ejo makkow anak dan you sangat sosah. Lalu sikakek betoh temen kemudian you ngebuka gecung pok ngejemok mekan dan ternyatou mekan nou gelek. Alah bahan mekan di gecung kak gelek lalu beliau lapah bekhbukhu di tengah hutan, kak berjam-jammeneinou sikakek bekhkeliling ngonat binatang alan waou nou tapei makkou sai di wat ditembuk binatang alan waunou, sikakek pun balik jamau nahan garon betoh.
Tapei ditengah rang luyou you ngenah lemaweng, you pun sangat kegabaian, you kalah lemaweng eno mengan you sai kak tahan ejou. Setelah yow beja mak dan yow berpikir agow mateiken lemaweng enou dari pada yow sai dikan dan bejamok-jsmok yow pun marak lemaweng enow sambil you ngacungken bedil ow, tetapei yow terkejut alah yow ngedengei barrow lemaweng ngerintih kesakitan nahan kukut now katan alah jebekan jak pemburu layin now.
Jamou perasaan kasian yow ngurungken niat now marakken lemaweng enow. Sambil yarikken kawai now sai borok yow bulung obat lalu dililikken now pok katan enow, jamou perasaan atei-atei yow gabai lemaweng enou nerkam yow.
Setelah gadeu ngelilitken katan lemaweng enow, yow pun balik adok nuwow now, sambil ngebowkekem. Tapei alangkah terkejutnow didepan nuwow now lemaweng sai diobat katan now kak di depan nuwow jamou gengos sai penuh darah. Sambil nahan garau gabai lemaweng marak dan mejeng didepan ragah tohow enow ngeluh ulew lemaweng enow dan yow pun ngelaken darah sai nempel digengah lemweng enow. Lemaweng enow adalah hasil alah wau ragah tohow enow dan sai agaw dijadeeiken urikan ragah tohow enow.
cerita Rakyat Lampung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar